Title : Don’t be Afraid
Author : _K.LiKka_ (Nastiti Ayu S.)
Genre : Romance, Horror, Thriller est.
Long : Part
Cast :
- Jung Yoon Jin a.k.a Yoon Jin
- Lim Hyun Sik a.k.a Hyunsik (BTOB)
- Lee Min Hyuk a.k.a Minhyuk (BTOB)
- Cha Hak Yeon a.k.a N (VIXX)
- Yook Sung Jae a.k.a Sungjae (BTOB)
- Jung Taek Woon a.k.a Leo (VIXX)
- Jung Il Hoon a.k.a Ilhoon (BTOB)
- Lee Hong Bin a.k.a Hongbin (VIXX)
Genre : Romance, Horror, Thriller est.
Long : Part
Cast :
- Jung Yoon Jin a.k.a Yoon Jin
- Lim Hyun Sik a.k.a Hyunsik (BTOB)
- Lee Min Hyuk a.k.a Minhyuk (BTOB)
- Cha Hak Yeon a.k.a N (VIXX)
- Yook Sung Jae a.k.a Sungjae (BTOB)
- Jung Taek Woon a.k.a Leo (VIXX)
- Jung Il Hoon a.k.a Ilhoon (BTOB)
- Lee Hong Bin a.k.a Hongbin (VIXX)
Part 3 disini!! xD udah jangan lama-lama Happy Reading!!
WARNING TYPO EVERYWHERE! \(‘O’)/
Part
3
~Author
Pov.~
~In the Morning, 27 December 2013, 09.07 KST~
~In the Morning, 27 December 2013, 09.07 KST~
Pagi ini ada sedikit
perbedaan pada gadis Korea bernama Jung Yoon Jin ini, ia nampak sangat pucat,
tidak ada tenaga, tubuhnya seakan kehilangan seluruh tenaganya, ada apa
sebenarnyan dengannya kenapa dia bisa seperti itu? Tiba-tiba Yoon Jin terbangun
dari tidurnya, mungkin,
“Eoh? Noona sudah
bangun?” ucap Jung Il Hoon, adik satu-satunya,
“Ehhh… Hoonie-yaa..
aku dimana?” Tanya Yoon Jin dengan suara serak tak bertenaga
“Kau ada di rumah
noona, apa yang baru kau lakukan tadi malam? Kenapa kau bisa sepanas ini? Kau
kehujanan ya? Suhu tubuhmu sangat tinggi 39 derajat” ucap Ilhoon, menjelaskan
keadaan Noonanya ini,
“Hahh? Aku sakit? Akuu,
akuu,,,” ucap Yoon Jin sambil mengingat kejadian apa yang ia alami sebelum pagi
ini,
“Akkhhhh,” rintih
Yoon Jin tiba-tiba, ia merasakan sakit di bagian kepalanya, ia seperti amnesia
sesaat ia tidak bisa mengingat kejadian apapun, terutama kejadian tadi malam,
“Ahhh noona,
gwenchana? Sudahlah istirahat dulu, biar kuambilkan obat ne?” ucap Ilhoon
membantu noonanya ini berbaring dengan benar di ranjangnya,
“Ahh jakkaman
Ilhoon-ah, apa yang terjadi padaku kemarin? Kenapa aku bisa sakit?” Tanya Yoon
Jin sambil menahan tangan Ilhoon,
“Ehh? Itu kemarin
aku dan Woonie hyung mendengar noona berteriak di ruang keluarga, lantas kami
langsung menghampirimu, setelah kami lihat ternyata noona pinsan, lalu
cepat-cepat Woonie hyung memeriksa noona, suhu badan noona tinggi sekali, dan
nampaknya noona kehujanan, apakah kau benar-benar tak ingat noona?” jawab
Ilhoon sambil bertanya lagi, kali ini Yoon Jin hanya menggangguk, dan akhirnya
Ilhoon pergi untuk mengambil obat. Sekali lagi tanpa Yoon Jin sadari, pria yang
selalu melihatinya sekarang ada disisinya, ia tersenyum bahagia (smirk)
entahlah, sepertinya pria ini suka melihat keadaan Yoon Jin yang seperti ini,
kehabisan tenaga dan tidak tau apa-apa.
~Other
Side (Hyunsik)~
~ At Seoul University~
~ At Seoul University~
Sekarang seorang
laki-laki bernama Lim Hyun Sik sedang memasang wajah tak senangnya, jika
dilihat baik-baik ia seperti kehilangan sesuatu yang sangat penting entahlah
apa itu,
“Haiisshhh! Kemana
anak itu? Aku jadi takut, apa jangan-jangan dia sakit? Masuk rumah sakitkah? Ahhh
mana aku tidak punya nomernya ahhhh, jinjja! -_-“ ucapnya, ia seperti
kebingungan sendiri, kalau di tebak mungkin ia menghawatirkan Yoon Jin
sekarang, Yoon Jin hari ini ia memang tak masuk, tentu saja karna sakit, tapi
tak ada satupun yang tau,
“Ahhh lebih baik aku
minta pada temannya, saja,” ucap Hyunsik, ia ingin meminta nomer telefon Yoon
Jin, lantas ia langsung mencari teman Yoon Jin yang pernah ia lihat bersama
Yoon Jin, dan ia pun menemukannya,
“Hmmm mianhaeyo,”
ucap Hyunsik pada salah satu teman Yoon Jin,
“Ehh ne? ada apa?”
jawab teman Yoon Jin,
“Apa kau teman Jung
Yoon Jin dari vakultas Astronomy?” Tanya Hyunsik,
“Hmmm iya benar, ada
apa yah?” Tanya teman Yoon Jin lagi,
“Hmmm bisakah aku
minta nomer telfon Yoon Jin? Aku.. emm aku ada perlu dengannya,” ucap Hyunsik ‘berbohong’
“Ehh, kalau boleh
namamu siapa?” Tanya temannya lagi, lagi -_- banyak Tanya lu -.-v
“Aku Lim Hyun Sik
dari vakultas Fisika, aku menitipkan barang penting padanya dan sepertinya dia
tak masuk hari ini, jadi aku takut saja” ucap Hyunsik ‘berbohong’ lagi,
“Ahhh baiklah, ini
nomernya”, Ahhh lega bagi Hyunsik sudah memegang nomer telfon Yoon Jin, ia akan
mengirim pesan nanti, sesudah mata kuliah selesai.
~Other
Side (Hakyeon)~
~At Hakyeon’s house~
~Hakyeon pov.~
~At Hakyeon’s house~
~Hakyeon pov.~
Ahhh, hari ini aku
sedang tak ingin masuk kuliah, aku mulai merasa tak nyaman jika ada makhluk
yang selalu mengikuti mahasiswi bernama Jung Yoon Jin itu, ah kira-kira apa
yang makhluk itu inginkan? Tatapannya pada Jung Yoon Jin itu bisa dibilang
membahayakan Jung Yoon Jin, ahh sudahlah! Untuk apa aku memikirkan nasib gadis
bernama Jung Yoon Jin itu? Kenal saja nggak, ahh lebih baik aku tidur. Aisshhhh
ada apa denganku?!! Aku selalu kepikiran makhluk itu! Apa yang sebenarnya ia
inginkan?!! Berasal dari mana sebenarnya dia?!! Akkhhhhh aku lantas memutuskan
untuk mencari tau semuanya, asal usul makhluk itu, namanya, urusannya dengan
mahasiswi bernama Jung Yoon Jin itu apa, semuanya ingin ku ketahui! Toh itu
sangat gampang, aku langsung duduk bersila, dan memejamkan mataku, membayangkan
wajah makhluk itu, dalam kurung waktu 45 menit aku mendapatkan jawaban-jawaban
yang kuinginkan tentang makhluk itu, tapi…
“Ahkkhhh! Hahhh,
hahhh, diiaa,, diiaa, benar-benar makhluk yang berbahaya” ucapku kaget, memang
makhluk yang selalu mengikuti Jung Yoon Jin itu sangat berbahaya, makhluk itu
bersal dari dunia yang bernama “EXCELCYTOCYS” dunia ini cukup menyeramkan,
semua penghuninya haus darah, setiap minggu kepala keluarga masing-masih
penduduknya turun ke bumi untuk mengambil korban dan dibawa kembali ke dunianya
tentu saja untuk diminum darahnya, korbannya bisa sampai puluhan karna itu
dibutuhkan untuk satu minggu kedepan, cara mereka mengambil darah korbannya
bukan dengan dihisap seperti vampire, tapi mereka menganiyaya korbannya sampai
korbannya meninggal, kadang bekas aniyaya itu sangat mengerikan, ada beberapa
korban penghuni dunia ini kehilangan wajahnya, organ-organ dalam tubuhnya
bahkan bisa saja kalau para penghuni benar-benar haus tak akan ada yang tersisa
dari badan korban, semuanya habis, tulangpun bisa saja merka makan, kalau tidak
paling juga mereka pajang dirumah masing-masing ._. .
“Zessss” tiba-tiba
ada suara angin, Ohhh Shut!! Dia ada disini sekarang ahh, sudah aku pura-pura
tidur saja, kalau aku tidur bisa-bisa aku tak akan kembali ke badanku sendiri.
-_-
~Skip,
19.17 KST~
~Yoon Jin Pov.~
~Yoon Jin Pov.~
“Hoooaammmm” hahhh
aku baru bangun tidur, ahh badanku merasa lebih baik sekarang, aku rasa aku
bisa masuk kuliah besok, ahh mana ponselku? Oh itu dia, aku lihat cukup banyak
notification, hmmm ada pesan? Tumben lantas aku buka pesan itu, ahh pesan ini
dari nomer yang tak dikenal, pesan itu berisi,
“Ya!! Jung Yoon Jin!
Kemana saja kau? Kenapa kau tak masuk? Kau itu ada banyak tugas baru untukmu
hari ini! Hei cepat balas arra?! *Hyunsik”
Ommo!! Ini nomer Hyunsik? Dia dapat nomerku dari
mana? Aigoo!! >.< Save! Cepat save nomer ini!! Ahhh senangnya, oh iya aku
harus membalas pesannya,
_ To : Hyunsikie
(19.18)
“Ahhh Hyunsik-ahh
mianhae, aku sedang sakit jadi aku tak masuk tadi, ahhh jinjja? Banyak tugas
baru? Aigooo mwoya ige? Ahh baiklah tak apa, tapi dari mana kau bisa mendapat
nomerku?”
_ Message Delivered_
_ Message Delivered_
_From : Hyunsikie
(19.19)
“Ahhh jinjjareo? Kau
baikkan sekarang? Kapan kau akan masuk lagi? Hmmm gurae!! Tamatlah riwayatmu! Aku
mendapatkannya dari temanmu, wae?”
_To : Hyunsikie
(19.19)
“Hmmm panasku sudah
agak turun, mungkin besok tapi lihat saja, J Aiisshhh mwoya! -_-. Eoh? Temanku? Temanku yang mana? Dari seluruh
angkatan vakultasku hanya sedikit yang punya nomerku,”
_Message Delivered_
_Message Delivered_
_From : Hyunsikie
(19.20)
“Ahhh baguslah, hmmm
baiklah, semoga kau bisa masuk besok, Kkkkk~ ituloh yang satu tim denganmu,
kalau gak salah tim penelitian Jang Seongsangnim,”
_To : Hyunsikie
(19.20)
“Amiienn, ahhh dia kenapa dengan mudahnya dia member
nomerku pada orang? Ahhh pabo! -_-“
_Message Delivered_
_Message Delivered_
_From : Hyunsikie
(19.21)
“Ahhhh biarkanlah,
toh aku yang dia beri nomermu, :D ya sudah sana istirahatlah lagi, biar besok
kau bisa masuk arra? Jalja…”
_To : Hyunsikie
(19.22)
“Hissshh -_-, hmmm
arra, neodo, J Jaljayo…”
_Messegae Delivered_
_Messegae Delivered_
Ohhh,, Hyunsik, kau
bisa perhatian juga ternyata.. :3 ahh aku jadi lebih sayang padamu, ahhh aku
mau kemar mandi,, hiisshhhh, langsung saja aku beranjak ke kamar mandi, aku
sempatkan untuk duduk di tepi kasur dulu supaya pusingku agak berkurang,
seketiar 2 menit duduk akupun berdiri, saat aku ingin berjalan ada sesuatu yang
menghambat kakiku, aku piker mungkin itu selimut yang jatuh, tapi saat aku
melihat kebawah, see..se..sepertiii a..daaa taa…nggaann yaa..ngg mee…megganngg
kkaaa..kkiiiikuuu!!! tangan itu berada tepat dibawah kasur, dan tangan it
uterus menggenggam erat kakiku, semakin lama semakin kerass, aku merintis
kesakitan, tangan itu nampak tua, pucat dan kukunya berwarna hitam,
urat-uratnya pun terlihat sangat jelas, aku terduduk, aku menahan rasa sakit, rasanya
tangan itu membakar pergelangan kakiku!!.
“Ahhkkkkhhh!! Sakiitt!!
Lepaskan!!!!” teriakku, sambil mencoba melepaskan tangan itu dari kakiku,
tiba-tiba Woonie Oppa masuk kekamarku, dan aku lihat tangan itu langsung
menghilang,
“Ahhh aniyeo,
gwencanha Oppa, ehh Oppa apa kau tadi mendengarku berteriak?” tanyaku
“Eh?? Berteriak? Ani,
memang tadi kau berteriak?” jawab Woonie Oppa,
“Hmmm, aniyeo ya
sudah aku ingin kekamar mandi, :D” ucapku , sungguh aku rasa aku berteriak
keras tadi, kenapa Woonie Oppa tak mendengarnya?
“Ahhh, baiklah sudah
sana pergi, kalau sudah turunlah kebawah makan, lalu minum obatmu arra?” ucap
Woonie Oppa sambil tersenyum, aku hanya mengangguk dan tersenyum, lalu Woonie
Oppa mengelus rambutku dan pergi, hahh kalau Woonie bukan Oppaku, pasti sudah
kupacari dia, Kkkk~ xD. Ahh saat didalam kamar mandi, aku melihat ke arah
pergelangan kakiku yang tadi sempat digenggam erat oleh sebuah tangan? Biru,
pergelangan kakiku mempunyai bercak biru, yang benar saja! Akhirnya aku
memutuskan untuk turun kebawah saat aku mau menuruni tangga, aku melihat
seperti ada bayangan orang lain disebelahku, aku mulai merinding, aku sedikit
mencoba melihat ke sekeliling dengan menggunakan ekor mataku, jujur aku tak
berani untuk bergerak sekarang, dalam hati aku berkata,
“Ilhoon-ahh, Oppa,,
tolong aku,, aku mohonn,”
Bagaimana tidak,
sekarang aku merasa ada orang memelukku dari belakang, aku yakini ini bukan
Ilhoonie maupun Woonie Oppa, tapi ini seperti namja,pelukannya dingin, bukan
seperti pelukan orang, siapa dia?! Dia berbisik padaku kali ini,
“Ikutlah denganku,
aku, akan membuatmu bahagia, ikutlah…”
Seperti itu ia
mengucapkannya berulang-ulang kali, akkuu… akuuu.. aku takutt,,
“Noona!!! Apa yang
kau lakukan?! Cepat turun, makananmu hampir dingin!” teriak Ilhoonie tiba-tiba,
ia melihatku diam seperti patung disini, okee aku rasa namja itu melepaskan
pelukkannya, tapi ia tidak pergi, ia tetap berdiri dibelakangku sambil
tersenyum mungkin? Aku tak yakin, aku melihatnya menggunakan ekor mataku, aku
langsung lari menuruni tangga, ini kesempatanku, kalau Ilhoonie pergi mungkin
namja itu akan memelukku lagi.
“Noona! Kau kenapa
tadi?” Tanya Ilhoon saat aku sudah berada dibawah,
“Ahhh aniya,
aku..aku.. aku hanya mengingat-ngingat sesuatu saja makannya aku diam tadi,
ehmm apa tadi kau melihat ada namja dibelakangku?” tanyaku sambil berjalan ke
meja makan,
“Ohh, ani.. aku tak
melihat siapapun, memang kenapa noona?” Ucap Ilhoon, kami sudah sampai dimeja
makan,
“Ahh eobseo,
duduklah,” ucapku sambil duduk dimeja makan, ahh ini aneh, tadi kakiku
degenggam, dan baru saja aku dipeluk, ahhh,, kepalaku jadi sakit sekarang.
~Skip,
Morning, 28 December 2013, 08.22 KST~
~Author Pov.~
~Author Pov.~
Pagi ini, seorang
Jung Yoon Jin, sudah menginjakkan
kakinya dihalaman kampusnya, ia tampak ‘cukup’ sehat, jika diperhatikan ada
yang cukup berbeda dengan penampilannya kali ini, tidak seperti biasanya ia
menggunakan sepatu panjang (?), ia memiliki alasan kenapa ia menggunakan sepatu
jenis itu, yapp, untuk menyembunyikan bekas kebiruan yang ada pada pergelangan
kakinya.
“Eoh!!! Yoon Jin
sunbaenim!!’ teriak Hobae Jung Yoon Jin yang bernama Lee Hong Bin,
“Oh? Hong Bin-ssi, ada apa?” Tanya Yoon Jin,
“Hmmm kemarin kau
kemana sunbae? Banyak seongsangnim yang menitipkan tugas-tugasmu padaku,
entahlah kenapa,” ucap Lee Hong Bin terang-terangan, sekarang author kasih tau
kenapa para seongsangnim menitipkan tugas-tugas Jung Yoon Jin pada Hong Bin,
karena para seongsangnim kemarin ingin menitipkan tugas Yoon Jin pada
teman-temannya, tapi hamper semua teman-teman satu kelompok Yoon Jin
menolaknya, maka dari itu salah satu teman Yoon Jin berkata pada salah satu
Seongsangnim,
“Seongsangnim, kalau
anda mau menitipkan tugas milik Yoon Jin jangan pada kami ne? soalnya kami
benar-benar tak tau dimana Yoon Jin berada dimana sekarang, nah lebih baik
berikan saja pada Hobae Yoon Jin yang bernama Lee Hong Bin, seongsangnim pasti
tau kan? Nah kami dengar kalau Hongbin itu namjachingunya Yoon Jin, pasti dia
tau dimana Yoon Jin berada,”
Itu yang mereka katakan,
Lee Hong Bin, memang terkenal diantara para seongsangnim, dia sangat pintar dan
rajin, dia tampan pula, bagaimana tidak terkenal? Dia pastinya juga
terkenal diantara para mahasiswi disini,
untuk masalah ‘gosip’ bahwa kalau Hong Bin itu namjachingu Yoon Jin itu hanya
dibuat-buat maksudnya teman Yoon Jin yang membuatnya, mereka pernah melihat
Yoon Jin memberi bekal makan siang pada Hong Bin, dan menurut mereka itu manis,
dan juga menurut mereka Hong Bin dan Yoon Jin memang cocok.
“Ahhhh aku kemarin
sakit jadi tak masuk, ahh jinjjayo? Ahh mianhae aku merepotkanmu,” ucap Yoon
Jin sambil, sedikit menundukkan kepalanya,
“Ahh kau sakit, tapi
sunbae sekarang sudah merasa baikankan? Aniyo gwencanhayo,” Ucap Hongbin,
“Yahh aku sudah
baikan sekarang, hmmm kalau begitu tugasku dimana sekarang?” Tanya Yoon Jin,
“Ahhh! Jeseonghapnida
sunbae, tugasmu lupa ku bawa, hehe hmmm bagaimana nanti saat pulang sunbae
kerumahku untuk mengambil tugasmu bagaimana? Nanti sunbae bisa pulang bersamaku”
ucap Hong Bin,
“Ahhh, apa taka pa aku
kerumahmu?” – Yoon Jin
“Hmmm tak apa, toh
mungkin nanti orang tuaku akan pulang agak malam,” – Hongbin
“Ohhh baiklah, hmmm
sebagai ucapan terimakasihku karna kau sudah menyimpan tugas-tugasku dengan
baik, mau tidak sebelum kerumahmu ku traktir makan spaghetti bagaimana? Ucap Yoon
Jin,
“Eh?? Hmmm bagaimana
kalau sunbae memasak saja dirumahku? Lumayan bisa menghemat uangmu sunbae, :D”
ucap Hong Bin sambil tersenyum, dan tentu saja lesung pipit indah Hong Bin itu
muncul, ahh sungguh manis,
“Ahhhh? Hmmm baiklah
kalau begitu,” ucap Yoon Jin nyengir, sepertinya Yoon Jin sedikit salah tingkah
setelah melihat lesung pipit menawan milik Hong Bin itu,
“Ahh baguslah, hmm
kalau begitu aku permisi sunbae, nanti
ku tunggu diparkiran jam 6 ne?” ucap Hong Bin yang hanya dibalas dengan anggukan dan senyuman manis Yoon Jin,
saat Hong Bin berbalik badan dan hendak pergi ia tersenyum malu, ia bahagia
bisa melihat senyum manis milik Yoon Jin itu, sepanjang jalannya ia terus saja
tersenyum dan menunjukkan dimple sempurnanya itu, sepanjang jalan para
mahasiswa kegirangan karna bisa melihat dimple manis milik Hong Bin itu, hahhh.
“Jung Yoon Jin!!!”
teriak seorang namja dari arah belakang Yoon Jin, Yoon Jin lantas langsung
berbalik melihat siapa yang memanggilnya,
“Eoh! Hyunsik-ahh!!”
yuup seorang Lim Hyun Sik baru saja memanggil Yoon Jin,
“Ahhh akhirnya aku
melihatmu lagi, bagaimana kau sudah baikankan?” Tanya Hyunsik,
“Hehehehe aku juga
:D, hmm sudah kok,” ucap Yoon Jin,
“Ayo kita jalan
sebentar lagi bel berbunyi kelas kita satu arahkan?” Tanya Hyunsik, memang benar
kelas mereka berdua satu arah, merekapun berjalan bersama,
“Hmm nanti kau mau
menemaniku lagi tidak?” Tanya Hyunsik,
“Eh? Kemana?” jawab
Yoon Jin,
“Ke taman, adikku
minta di jemput, disana dan aku juga ingin membeli sesuatu didekat taman itu,”
ucap Hyunsik, berterus terang,
“Ahhh mianhae
Hyunsik-ah, aku tak bisa aku sudah punya janji,” ucap Yoon Jin,
“Eoh jinjja? Hmm baiklah
kalau begitu tak apa,” ucap Hyunsik, tepat kali ini didepan Yoon Jin, pria itu
melihatinya, Yoon Jin kali ini bisa melihatnya, ia berhenti berjalan,
Hyunsikpun merasa aneh dan ikut berhenti,
“Yoon Jin-ahh waeyo?”
Tanya Hyunsik, Yoon Jin teatap terdiam, ia memasang ekspresi takut, kaget dan
tidak pecaya secara bersamaan, Hyunsik pun ikut melihat kearah kemana Yoon Jin
melihat. Dan….
~To be
Continued~
Kira-kira Hyunsik
lihat juga? Tunggu part 4nya!! Bbyong~ ;)
Happy New Year semua!! ^^ hahh gak kerasa udah tahun 2014 XD, oh iya mian kalau part 3nya lama Kkkk~ oke jangan lupa Coment! :D

No comments:
Post a Comment