Title : Don’t be AfraidAuthor : _K.LiKka_ (Nastiti Ayu S.)
Genre : Horror, Thriller, Romance etc.
Long : Part
Cast :
- Jung Yoon Jin a.k.a Yoon Jin
- Lim Hyun Sik a.k.a Hyunsik (BTOB)
- Lee Min Hyuk a.k.a Minhyuk (BTOB)
- Cha Hak Yeon a.k.a N (VIXX)
- Yook Sung Jae a.k.a Sungjae (BTOB)
- Jung Taek Woon a.k.a Leo (VIXX)
- Jung Il Hoon a.k.a Ilhoon (BTOB)
- Lee Hong Bin a.k.a Hongbin (VIXX)
Heii!! Part 2 datang!! :3 maaf
kalau agak gak nyambung :3 Happy Reading! WARNING! TYPO EVERYWHERE! \(‘o’)/
Part
2
~ Author
Pov.~
~ In the Morning, 26 December 2013, 8.07 KST ~
~ In the Morning, 26 December 2013, 8.07 KST ~
“Huuuu! Saatnya
memasak untuk Hongbin! :D hmmm ada tomat tidak ya?” ucapnya sambil mencari
beberapa buah tomat di dalam lemari pendinginnya.
“Bagus, ada banyak! Masih
segar lagi, hhmmm kalau blender dimana yah?” Ucapnya lagi, dia terus saja sibuk
mencari bahan dan alat untuk memasak spaghetti. Sekitar 30 menit kemudian
spaghetti buatannya sudah jadi, dan juga sudah dimasukkan kedalam tempat makan
yang cantik, dia berdoa dalam hati supaya namja yang bernama Lee Hong Bin itu
menyukainya,
“Hmmm! Noona!!! Wangi
apa ini? Aku jadi lapar!” Ucap seorang yang bernama Jung Il Hoon dari arah
kamarnya,
“Eoh? Ini aku baru
saja memasak Spaghetti Hoonie-ya..” ucap Yoon Jin,
“Huahhh!! Tumben
noona! Untuk siapa memang? Untuk hyung yang kemarin yah? :D” Ucap Ilhoon
“Haiisshh kau ini
sok tau saja, sudah sana makan, aku sisakan di wajan, oh iya Woonie Oppa mana?”
Ucap Yoon Jin
“Woonie Hyung? Dia
dikamar mandi,” Balas Ilhoon member tahu dimana kakak tertua mereka,
“Ohh baiklah, nanti
kau suruh Oppa makan oke? Jangan kau habiskan sendiri -_-, haiishh jam berapa
ini? Ommo aku bisa telat!” Ucap Yoon Jin, sambil berlalu ke kamarnya untuk
berganti baju, yah tentu saja baju yang ia dapatkan dari namja yang bernama Lim
Hyun Sik tadi malam.
“Haiiishh Noona! Kau
selalu tau jalan pikiranku! -_-“ Ucap Ilhoon. Didalam kamar Yoon Jin, dengan
sangat rapi Yoon Jin sudah hamper siap untuk pergi ke kampusnya, dengan
sentuhan terakhir ia mengalungkan kalung bintang iya dapat dari Hongbin,
“Oppa aku berangkat
ya!” Ucap Yoon Jin yang sambil mengambil kotak makan untuk Hongbin tadi,
“Hmmmm arra,
hati-hati lah,” Ucap Taek Woon pada Yoon Jin, Yoon Jin hanya mengangguk dan
pergi keluar rumah.
~Skip,
at Seoul University~
~Yoon Jin Pov.~
~Yoon Jin Pov.~
Huahh, untung aku
tak terlambat hmmm, masih cukup waktu untuk memberikan ini ke Hongbin, mana dia
yah? Aku langsung mengelilingi kampus ini untuk mencari Hongbin,
“Ahh jeodta! Itu
dia!” ucapku yang langsung berlari menghampiri Lee Hong Bin yang sedang duduk
santai di taman kampus,
“Ekhhemm Hongbin-ssi”
Ucapku yang perlahan duduk disebelahnya, langsung saja ia menolah,
“Ommo!!” ucapnya ia
terkejut dan sesekali mengerjapkan matanya, entahlah apa yang membuatnya seperti
itu yap ia tiba-tiba iya nge-blush? Ommo, manis juga :3 Ya!! Jung Yoon Jin kau
sudah suka dengan Hyunsik pabo!
“Eo,,eohhh,
sun..sunbaenimmm, aa..daa a..ppaa?” ucapnya gugup aigo manis sekali, :3
“Ini hadiah balasan
dariku, maaf terlambat dan semoga kau menyukainya, :D Dan aku sangaat suka
hadiahmu, Gumawo J” ucapku ahhh semoga ia benar-benar menyukainya,
“Ahhhh kamshahapnida
Sunbaenim, hehe baguslah kau menyukainya,” ucapnya sambil menggaruk tengkuknya,
entah gatal atau tidak :/
“Ehhhmmm bolehkah
aku membuka hadiahmu sekarang?” Ucapnya lagi, ya tentu saja namja manis kkkkk~
“Hmmm tentu saja
bukalah,” Ucapku semanis mungkin #:p dan langsung saja Hongbin membuka
hadiahku, tepatnya makanan :D
“Wuaahh! Apakah ini
Spaghetti Sunbae? Aku, aku, aku sangat suka spaghetti Sunbae, ahhh jeongmal
Kamshahapnida” ucapnya dengan senyum mengembang (emang kue ngembang? -_-)
diwajahnya, ahh aku baru sadar! Dia punya lesung pipit! Ahh manisnya!!
>//<
“Ahhh jinjja? Baguslah
padahal itu tidak sengaja, ya sudah nikmati saja hadiah itu, aku harus masuk
kelas sekarang, anyeong!” Ucapku sambil berdiri,
“Eoh? Ne, sekali
lagi kamshahapnida Sunbaenim, oh iya sunbaenim kau, kau, kau sangat cantik
dengan kalung itu dilehermu, .///.” Ucapnya ohhh pipinya merah lagi, ommo
sangat imut! ><
“Ahhh gumawo,
baiklah aku pergi” ucapku dan langsung pergi meninggalkannya, dia hanya memberiku
hormat (bow). Dalam perjalanku ke kelas aku berpapasan dengan Hyunsik ommo!!
>< dia tampan dengan kemeja itu!, eh tunggu dulu! Sepertinya bajunya
punya motif yang sama dengan bajuku yang kupakai sekarang, apa jangan-jangan
ini baju couple? Ommmoo!! Eotteokajji? Ahh jinjja! >//<. Saat kamu
bersampingan Hyunsik memegang bahuku sambil berbisik,
“Neo, neomu yeppeo,”
Ucapnya sambil tersenyum kurasa, dan lalu ia terus berjalan, Eomma!!! Hyunsik
bilang aku cantik Eomma!! Ahh eottokae?? Ahhhhh >//< aku lanjut
berjalan ke kelas dengan wajah memerah!
><.
~Skip,
18.02 KST ~~ Author Pov.~
Sekaranglah jam
paling ditunggu-tunggu oleh seluruh mahasiswa di kampus ini, jam ini adalah
waktu dimana semua mata kuliah selesai, dan hari ini jurusan Fisika semester 5
kedatangan mahasiswa baru yang bernama Cha Hak Yeon, mahasiswa ini bisa
dibilang misterius (emang N sifatnya kaya begitoh? Abaikan -.-) karna dia
selalu diam, tapi entah mungkin banyak yeoja yang bilang kalau dia tampan (kan
Leader Cha selalu tampan #plakk) tapi sifatnya dingin. Sekarang Lim Hyun Sik
sedang berjalan mencari seorang yeoja bernama Jung Yoon Jin, tepat dibelakang
Hyunsik, Hakyeon juga sedang berjalan,
“Eoh? Itu dia! Yoon Jin-ah!” teriak Hyunsik, kepada
Yoon Jin yang berada di depannya,
“Eh? Hyunsik-ah
waeyo?” Tanya Yoon Jin saat Hyunsik sudah berada tepat didepannya, tanpa
sengaja Hakyeon menatap Yoon Jin, dia berhenti berjalan, ia terus memperhatikan
Yoon Jin dengan wajah kaget, dimata namja misterius ini, ia melihat tepat
disamping kiri Yoon Jin ada pria yang menatap Yoon Jin tajam, yah pria ini yang
selama selalu melihat Yoon Jin dengan tatapan tajam, entahlah disini hanya
seorang mahasiswa bernama Cha Hak Yeon ini yang bisa melihat pria itu,
lama-kelaman Yoon Jin menyadari tatapan tidak nyaman Hakyeon, dan Hyunsik
mejadari raut wajah tak enak Yoon Jin dan segara menoleh ke belakang,
didapatinya Hakyeon sedang memperhatikan Yoon Jin, dan pria misterius itupun
merasakan kalau hanya Cha Hak Yeonlah yang bisa menyadari kehadirannya dan bisa
melihatnya,
“Ehhh, Sunbanim? Ada
apa kau diam disitu?” Tanya Hyunsik pada
namja ini, Hakyeon-pun tersadar dari tatapan kagetnya, ia sempat menoleh kearah
Hyunsik dan Yoon Jin, dan ia langsung pergi tanpa menjawab pertanyaan Hyunsik,
“Hyunsik-ahh,
Nugunji? (Siapa dia?) aku seperti belum pernah melihatnya” Tanya Yoon Jin kebingungan,
“Eoh? Ahh dia
mahasiswa baru di jurusanku tapi dia 2 tingkat di atasku, namanya Cha Hak Yeon
dia misterius, hati-hatilah” Ucap Hyunsik sambil berbisik ditelinga Yoon Jin,
dan Yoon Jin hanya bisa menggridik (?)
“Sudahlah, kajja
kuantar pulang kau,” Ucap Hyunsik, mencoba mengurangi ketakutan Yoon Jin,
“Ahhhh tapi…” Ucap
Yoon Jin, dia tidak mau merepotkan
Hyunsik lagi,
“Sudahlah, kau tak
mau ya? Ya sudah temani aku saja,” Ucap Hyunsik lagi,
“Ke-kemana?” Ucap
Yoon Jin,
“Ke hatiimuu, :D
tidak bercanda ke toko topi -_-, kali ini jangan menolak!” Ucap Hyunsik,
sedikit (?) menggombal, dan Hyunsik menarik Yoon Jin pergi, dan Yoon Jin pun
hanya tercengo.
Sekarang kita liat
keadaan Cha Hak Yeon, namja ini berumur sekitar 24 tahun umur Korea, dia
berjalan menjauh dari Yoon Jin tadi, ia berjalan dengan tatapan datar sambil
menenteng tasnya, ia jelas sangat menyadari bahwa pria yang melihati Jung Yoon
Jin tadi sedang mengikutinya sekarang, pria itu terus berbisik pada Hak Yeon,
“Kau bisa melihatku?”
“Kau bisa merasakanku?”
“Kau tau aku ada?” itulah kata-kata yang pria
itu bisikan pada Hak Yeon, sedangkan Cha Hak Yeon sendiri ia hanya terus
berjalan dan berakting ia tak tau apapun,
“Zeeessss,” Angin
tiba-tiba berhembus sesaat, dan saat itu juga, pria misterius itu berdiri tepat
dihadapan Cha Hak Yeon, lantas Hakyeon-pun berhenti, ia sempat memandang manik
mata seram Pria itu, Hakyeon ia menghela nafas, dan terus berjalan tidak
memperdulikan pria misterius itu, ia terus berjalan menembus tubuh pria itu,
pria itu hanya terus memandangi Hak Yeon, dan akhirnya ia memutuskan untuk
pergi mencari Jung Yoon Jin lagi, sekarang Cha Hak Yeon mersakan kalau pria itu
sudah pergi ia hanya menoleh dan lanjut berjalan lagi.
~Hyun
Sik pov.~
Ahhh, akhirnya aku
bisa membawa Yoon Jin keluar, yah meskipun cumin ke toko topi, :D aku sekarang
sedang berjalan bersama Yoon Jin, entahlah ku perhatikan sepertinya dia salah
tingkah? Entahlah, hmmm apa karna aku gombali tadi? Ahh dasar pabo! Hehe,
“Ahhh! Yoon Jin
Sunbaenim!” tiba-tiba ada namja datang, kurasa di seorang Hobae, dia mencari
Yoon Jin? Untuk apa?
“Eoh? Ahhh Hongbin-ssi,
ada apa?” ucap Yoon Jin, dia mengenal namja ini, namanya Hongbin? Hmmmm
“Ini sunbae, aku..aku
ingin mengembalikan kotakmu,” ucapnya sambil memberikan kotok pada Yoon Jin,
itu nampak seperti kotak bekal,
“Ahhh, sebenarnya
tidak kau kembalikan tak apa, tapi terimakasih,” ucap Yoon Jin, oke aku mulai
tak mengerti,
“Ahhh aniyeo sunbae,
aku yang harusnya berterima kasih, spaghettimu sangat enak, aku menyukainya
jeongmal Kamshahapnida,” Ucap Hobae ini,
hah? Spaghetti ._.
“Ahhh, terimakasih
kembali, kalau kau menginginkannya lagi bilang saja akan ku buatkan lagi,” ucap
Yoon Jin
“Hmmm ne sunbae! Baiklah
aku permisi,” ucap Hobae ini sambil
berbungkuk pada Yoon Jin dan padaku, lantas aku dan Yoon Jin membalas
bungkukkannya
“Hmmm baiklah
hati-hati di jalan,” ucap Yoon Jin,
“Ya! Yoon Jin-ah dia
siapamu?” ucapmu, jujur aku agak cemburu, pasalnya hobae itu nampak jauh lebih
manis dari pada aku,
“Ahhh dia hanya
hobae, tadi aku menghadiahinya spaghetti, itu sebagai hadiah balasanku, dia
memberiku kalung ini kemarin,” Ucap Yoon Jin panjang lebar sambil menunjukkan
kalung yang sedang ia pakai, kalung itu nampak sangat cocok padanya,
“Hmmmm, begitu apa
kau sangat menyukai kalung itu?”
tanayaku,
“Ya!! Tentu saja! Ini
kalung yang kuincar 2 tahun yang lalu! Aku tak tau ternyata masih ada saja di
seoul” ucapnya, aku hanya mengangguk saja tak tau mau bicara apa lagi.
Hmmm, aku ingin beli topi yang mana yah? Aku bingung,
“Yoon Jin-ahh,
bisakah kau pilihkan satu topi untukku?” ucapku pada Yoon Jin
“Eh? Kenapa harus
aku? ._.” Ucapnya polos dasar pabo! -_-
“Masa aku harus
minta penjaga memilihkan topi untukku? Ayolah aku bingung mau memilih yang mana”
ucapku
“Hehehehe, baiklah,
hmmm yang mana ya?” ucapnya sambil
berkeliling mencari topi untukku, ahh senangnya, selagi ia sibuk mencarikan
topi untukku, aku mencari hmmm, yah barang yang tepat untuknya, aku lihat disini
menjual dompet perempuan, huaahh ada satu yang bagus disitu, dompet itu dihiasi
dengan bintang, yah bintang lagi aku rasa dia akan menyukainya, aku langsung
cepat membelinya dari pada ketauan Yoon Jin :D
“Hyunsik-ahh, aku
menemukan topi yang cocok untukmu,” teriak Yoon Jin padaku, langsung saja aku
menghampirinya,
“Mana? Sini aku lihat.” Ucapku, lalu ia memberikan
topi pilihannya bagus juga,
“Hmmm baiklah
gumawo,” ucapku dan langsung membayar kekasir.
“Hei, ini untukmu,”
ucapku saat kami sudah diluar toko topi, dan tentu saja sambil memberikan
dompet yang tadi,
“Eoh? Apa ini?” Tanyanya,
“Buka saja sendiri,”
ucapku, lantas ia buka tas belanja itu,
“Huahhh, dompet
bintang! Ahhh gumawo Hyunsik-ssi,”
ucapnya bahagia, sebahagia itukah? ._.
“Hmmm sama-sama, ya
sudah ayo ku antar pulang,” ucapku lau menggandeng tangannya,
“Ahhh sirreo, aku
tak mau merepotimu lagi, aku naik bus saja, disitu ada halte, aku bisa pulang
sendiri tenang saja,” ucapnya,
“Tapi,.. “ ucapku,
“Sudahlah sana
pulang, aku bisa pulang sendiri, percayalah,” ucap Yoon Jin,
“Ahhh baiklah, ya
sudah aku pergi, berhati-hatilah,” ucapku padanya, dan dia hanya mengangguk dan
tersenyum, aku segara masuk kedalam mobil dan pergi meninggalkannya.
~Yoon
Jin Pov.~
“Zeeessss” Huuuhhhhh….
Angin lagi, kenapa ada angin lagi? Dingiinn.. Ahhh entahlah ini perasaanku atau
apa, tiba-tiba langit jadi sangat gelap, seperti mau hujan, padahal aku lihat
ramalan cuaca hari ini akan biasa saja, dan aku rasa ada seorang yang berdiri
disebrang jalan sana, dia pria, dia seperti memandangiku tajam, aku..aku..
mulai takut, tatapannya seperti tatapan ingin membunuh, tak terasa busku sudah datang,
akupun bergegas naik, aku merinding setelah melihat pria itu, aku duduk di
barisan sebelah kiri, aku melihat ke sebrang jalan, pria itu menghilang ia
menghilang.
~Skip~
Aku baru saja turun
dari bus, sekarang aku tinggal jalan ke rumah saja, ahhh kenapa gelap sekali? Listrik
sedang mati ya? Ihhh seram, entahlah rumah-rumah tetangga seperti rumah tua
yang sudah ditinggal 40 tahun saja, seram…hiii. Ahh rumahku kenapa juga jadi
seperti tua juga? Ahh aku takut,
“Aku pulang!” ucapku
saat masuk ke dalam rumah, tak ada yang menjawab, dan sepertinya juga tak ada
orang di rumah,
“Ilhoonie!! Woonie
Oppa! Kalian dimana?” ucapku, aku rasa aku sekarang berada di ruang keluarga,
ahh mereka dimana?.
“Srreeekkk,,,”
tiba-tiba terdengar suatu pergerakan, ahh apa itu? Tiba-tiba aku merasa seperti
banyak mata yang melihatiku, ahhh inniii,,, iinii,, sekarang dengan jelas aku
bisa melihat ribuan pasang mata sedang melihatiku dari seluruh penjuru ruangan
rumah ini, aku memutar badanku untuk melihat apa saja yang ada sekarang, saat
aku kembali melihat kearah depan, tiba-tiba ada.. ada.. namja di depanku,,, aku
rasa aku tak bisa bergerak maupun teriakk sekk..aa..rangg… ahhhh…
~To be Continued~
Apa yang Yoon Jin
alami? Dia kenapa? Tunggu part 3! ^_^
Yang udah baca Komen yah! >.<
